Contact Form

 

Apakah ISLAM Disebarkan Dengan Kekerasan?

Gambar-gambar yang diambil dari pesawat <em>drone</em> menunjukkan massa dalam jumlah besar, melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri di luar masjid di tengah kota Moskow, Rusia.
Pertanyaan:

Bagaimana Islam disebut sebagai agama perdamaian jika dulu Islam disebarkan dengan “pedang” (kekerasan)?

Jawaban:

Beberapa orang non-Muslim pada umumnya mengklaim hal yang sama, yakni bahwa Islam tidak akan memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia jika tidak disebarkan dengan jalan kekerasan. Poin-poin berikut akan menjelaskan secara gamblang bahwa bukanlah dengan “pedang” (kekerasan) Islam disebarkan, melainkan dengan kebenaran, alasan-alasan yang masuk akal, dan logika, yang menjadi media penyebaran Islam di seluruh dunia.

1) Islam berarti perdamaian

Islam berasal dari akar kata “salaam”, yang berarti selamat. Kata tersebut juga bisa berarti mendoakan keselamatan dan kesejahteraan bagi yang mengucapkan salam maupun penerima salam. Oleh sebab itu Islam disebut sebagai agama perdamaian yang diperoleh dari pengharapan selamat dan sejahtera seseorang untuk diri sendiri dan orang lain kepada Sang Maha Pencipta, Allah (swt).

2) Terkadang kekerasan digunakan untuk mempertahankan kedamaian

Tidak semua manusia di dunia senang mempertahankan perdamaian dan kerukunan. Banyak di antara mereka yang mengacaukan kedamaian untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka. Namun, kadang kala, kekerasan harus dilakukan guna mempertahankan perdamaian. Untuk alasan inilah, Islam mempunyai kebijakan dalam menggunakan kekerasan terhadap pelaku kriminal dan unsur-unsur anti sosial untuk mempertahankan perdamaian. Islam memiliki tujuan untuk memajukan perdamaian dan di waktu yang sama, Islam juga memperingatkan pengikutnya untuk melawan jika ada penindasan. Dalam Islam, kekerasan hanya boleh digunakan untuk menjaga perdamaian, kebenaran dan keadilan.

3) Pendapat sejarawan De Lacy O’Leary

Tanggapan terbaik terhadap kesalahpahaman pendapat yang menyatakan bahwa Islam disebarkan dengan kekerasan diwacanakan oleh seorang sejarawan bernama De Lacy O’Leary dalam bukunya “Islam at the Cross Road” halaman 8:
“Sejarah telah menceritakan dengan gamblang bahwa cerita tentang umat Muslim yang menyapu bersih seluruh dunia menggunakan kekerasan dan memaksa penduduk negara yang ditaklukan untuk menganut Islam adalah mitos paling absurd yang pernah diulang-ulang oleh sejarawan.”

4) Muslim menguasai Spanyol selama 800 tahun

Umat Muslim menguasai Spanyol selama kira-kira 800 tahun. Umat Muslim di Spanyol tidak pernah memaksa orang-orang di Spanyol untuk menganut agama Islam dengan paksa atau dengan kekerasan. Kemudian, tentara Salib datang ke Spanyol dan menyapu habis semua umat Muslim. Pada saat itu, bahkan tak ada seorang Muslim pun di Spanyol yang bisa bebas mengumandangkan adzan, yakni seruan untuk ibadah sholat bagi umat Muslim.

5) Penduduk Jazirah Arab berjumlah kurang lebih 14 juta jiwa beragama Kristen Koptik

Kaum Muslimin adalah penguasa Arab selama 1.400 tahun. Untuk beberapa tahun Bangsa Inggris menguasai Arab, dan untuk beberapa tahun pula Bangsa Perancis menguasai. Secara keseluruhan, kaum Muslimin telah menguasai Arab selama 1.400 tahun. Dan hingga hari ini, terdapat 14 juta orang Arab yang beragama Kristen Koptik (Kristen sejak beberapa generasi sebelumnya). Bila Islam disebarkan dengan menggunakan pedang, maka tidak akan ada seorang pun Bangsa Arab yang Kristen.

6) Lebih dari 80% penduduk India adalah non-Muslim

Muslim telah menguasai India selama ribuan tahun. Jika mereka ingin, mereka dapat menggunakan kekuasaan mereka untuk mengkonversi semua non-Muslim di India untuk memeluk Islam. Saat ini lebih dari 80% populasi India adalah non-Muslim. Semua penduduk non-Muslim India menjadi saksi hingga saat ini bahwa Islam tidak disebarkan menggunakan pedang alias kekerasan.

7) Indonesia dan Malaysia

Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah Muslim terbesar di dunia. Mayoritas penduduk Malaysia adalah Muslim. Jika seseorang bertanya, “Tentara Muslim mana yang pernah pergi ke Indonesia dan Malaysia untuk menyebarkan Islam dengan kekerasan dan paksaan?”

8) Pantai Timur Afrika

Hampir serupa, Islam telah menyebar dengan cepat di Pantai Timur Afrika. Seseorang dapat bertanya, jika Islam disebarkan dengan pedang, “Tentara Islam mana yang pergi ke Pantai Timur Afrika?”

9) Tidak ada paksaan dalam beragama

Telah difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur’an di surat berikut:
“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat” QS 2:256

10) Pedang Intelektual

Adalah pedang intelektual yang mampu menguasai hati dan pikiran dari manusia. Al-Qur’an Surat An Nahl ayat 125 berbunyi:
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah [845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik” Q.S 16:125

11) Pertumbuhan agama dunia dari tahun 1934-1984

Sebuah artikel dalam “Reader’s Digest Almanac”, buku tahunan pada tahun 1986, memberikan statistik dari pertumbuhan prosentase dari agama mayoritas di dunia dalam separuh abad dari 1934-1984. Artikel ini juga muncul dalam majalah “The Plain Truth”. Di puncak adalah Islam dengan pertumbuhan sebanyak 235%, dan Kristen hanya bertumbuh 47%. Perlu dipertanyakan, perang mana yang terjadi dalam satu abad yang mengkonversi jutaan orang menjadi Islam?

12) Islam adalah agama dengan pertumbuhan tercepat di Amerika dan Eropa

Saat ini, agama dengan pertumbuhan tercepat di Amerika adalah Islam. Agama yang berkembang pesat di Eropa pun adalah Islam. Pedang mana yang memaksa Masyarakat Barat untuk menerima Islam dalam jumlah yang sangat besar?




 Dikutip dari beberapa ceramah Dr. Zakir Naik

Total comment

Author

Andi Rahman Chan

0   komentar

Cancel Reply
Animated Social Gadget - Blogger And Wordpress Tips